Friday, 19 August 2016

Narkoba - Jenis-Jenis Dan Dampak Penggunaan Narkoba Di Indonesia

Jenis Jenis Narkoba Di Indonesia Narkoba dan psikotropika memiliki jenis yang berbeda-beda dengan bahanya masing-masing. Sudahkah kamu telah mengetahui tentang  Dampak Narkoba Di IndonesiaUntuk melengkapi pemahamanmu, pelajarilah postingan berikut dengan sungguh-sungguh! Tunjukkan semangat jiwa mudamu dengan belajar tekun dan menjauhi narkoba.

Jenis Jenis Narkoba Di Indonesia

Menurut Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1997 tentang Narkotika disebutkan pengertian narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa , mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan. Psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku.

Berdasarkan Pasal 2 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika, psikotropika di kelompokkan menjadi 4 bagian, yaitu sebagai berikut.


a). Psikotropika Golongan I



Jenis jenis narkoba di indonesia
Psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak digunakan dalam terapi, serta mempunyai potensi amat kuat mengakibatkan sindroma ketergantungan. Contoh psikotropika golongan ini adalah ekstasi, psilosin  dan psilobisin ( zat yang terdapat pada jamur ), LSD, mescaline, ganja, heroin, kokain, opium, dan sebagainya.

b). Psikotropika Golongan II


Psikotropika yang berkhasiat pengobatan dan dapat digunakan  dalam terapi dan/atau untuk tujuan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi kuat mengakibatkan sindroma ketergantungan. Contoh psikotropik golongan II di antaranya adalah amphetamine, metaqualon, petidin, betametadol, dan sebagainya.


c). Psikotropika Golongan III


Psikotropika yang berkhasiat pengobatan  dan banyak digunakan dalam terapi dan/atau untuk tujuan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi sedang mengakibatkan sindroma ketergantungan. Contoh psikotropik golongan III di antaranya adalah amobarbital, kodein dan turunannya, flunitrazepam, dan Pentobarbital.


d). Psikotropika Golongan IV


Psikotropika yang berkhasiat pengobatan  dan sangat luas digunakan dalam terapi dan/atau untuk tujuan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi ringan mengakibatkan sindroma ketergantungan. Contoh psikotropik golongan IV di antaranya adalah  diazepam ( obat penenang ), barbital klobazam, dan nitrazepam.

Dampak Penggunaan Narkoba dan Bahaya Narkoba


a). Dampak Fisik

Dampak fisik yang terjadi pada pengguna narkoba di antaranya sebagai berikut.

  1. Terganggunya sistem saraf seperti kejang-kejang, hilang kesadaran, halusinasi, dan bahkan menimbulkan kerusakan saraf.
  2. Terganggunya pembuluh darah jantung sehingga peredaran tidak lancar.
  3. Timbulnya penyakit kulit seperti nanah, alergi, dan eksim.
  4. Terganggunya paru-paru seperti kulit bernapas, jaringan paru bergeser, penekanan fungsi pernapasan.
  5. Sering mual, sakit kepala, sistem pencernaan tidak baik, meningkatnya suhu tubuh, dan susah tidur.
  6. pada perempuan terjadi perubahan periode menstruasi yang tidak menentu, tidak teratur, dan bahkan tidak menstruasi.
  7. Pemakaian jarum suntik yang berlebihan dapat berpotensi tertular penyakit HIV, hepatitis B, atau C yang sampai saat ini belum ada obatnya.
  8. Penggunaan yang melebihi dosis dapat terjadi over dosis yang menimbulkan kematian.
b). Dampak Psikis

Dampak psikis yang terjadi pada pengguna narkoba di antaranya sebagai berikut.

Dampak Penggunaan Narkoba


  1. Lamban dalam bergerak, sering gelisah, tegang , dan tidak tenang.
  2. Sering mengkhayal, mudah curiga, tidak percaya diri, dan bahkan apatis.
  3. Tingkah laku yang brutal, tidak terkontrol, emosional, dan mudah tersinggung.
  4. Sukar konsentrasi dan tertekan.
  5. Cenderung menyakiti diri sendiri, perasaan tidak aman, dan berpotensi bunuh diri.
c). Dampak sosial

Dampak sosial yang terjadi pada pengguna narkoba di antaranya sebagai berikut.

  1. Mental terganggu, bertindak asusila, dikucilkan oleh lingkungan.
  2. Menjadi beban keluarka, membuat malu keluarga dan merepotkan.
  3. Terganggunya pendidikan dan masa depat suram.

14 komentar

Terima Kasih Mas Info Nya. Kebetulan saya ada tugas dari guru mengenai narkoba

Memang Narkoba sangat berbahaya karna dapat merusak masa depan seseorang.

Say No To Drugs!

Yang namanya narkoba pokoknya jangan sampai pernah sekalipun mencoba gan.

Jadi pengen konsumsi narkoba :D wkwk #ehh

Indonesia darurat Narkoba, kalo ngeliat berita yang beredar di media bikin ngeri gan.. Baru aja sekitar 2 jam yang lalu ane baca berita tentang 2 petugas kebakaran yang di bekuk aparat atas kepemilikan Narkoba dan siap edar. Ngeri gan, Narkoba menyelusup di semua kalangan. Jangan sampai para Blogger jadi korbannya. Lanjutkan gan :D

Indonesia dewasa ini benar-benar dalam darurat Nerkoba gan..Artikel di atas setidaknya membantu pembaca memahami apa itu narkoba, jenis-jenisnya, dan harus memeranginya..

Silahkan berkomentar yang sesuai dengan topik, Mohon Maaf komentar dengan nama komentator dan komentar yang mengandung link aktif, Tidak akan ditampilkan!
EmoticonEmoticon