Pengertian, Artikel, Manfaat Dan Contoh Budidaya Tanaman Pangan Jagung

, , 2 comments
Pengertian Budidaya Tanaman Pangan Jagung - Dalam pertanian, budidaya merupakan kegiatan terencana pemeliharaan sumber daya hayati yang dilakukan pada suatu areal lahan untuk diambil manfaat/hasil panennya. Kegiatan budidaya dapat dianggap sebagai inti dari usaha tani. Usaha Budidaya tanaman mengandalkan pada penggunaan tanah atau media lainnya di suatu lahan untuk membesarkan tanaman dan lalu memanen bagiannya yang bernilai ekonomi.

Bagian ini dapat berupa biji, buah/bulir, daun, bunga, batang, tunas , serta semua bagian lain yang bernilai ekonomi. Kegiatan budidaya tanaman yang dilakukandengan media tanah dikenal pula sebagai bercocok tanam ( bahasa Belanda : akkerbouw ). Termasuk dalam " tanaman " disini adalah gulma laut serta sejumlah fungsi penghasilan jamur pangan.

Contoh Budidaya Tanaman Pangan Jagung

a). Botani jagung

Zea Mays L. merupakan salah satu tanaman pangan dunia yang terpenting, selain gandum dan padi. Sebagai sumber karbohidrat utama di Amerika Tengah dan Selatan, jagung juga menjadi alternatif sumber pangan di Amerika Serikat. 


Manfaat Budidaya Tanaman Pangan Jagung :



  • Sumber karbohidrat.
  • Pakan ternak ( Hijauan maupun tongkolan ).
  • Tepung ( dari biji, dikenal dengan istilah tepung jagung atau maizena ).
  • Bahan farmasi, jagung yang telah direkayasa genetika juga sekarang ditanam sebagai bahan farmasi.

Berdasarkan bukti genetik, antropologi, dan arkeologi diketahui bahwa daerah asal jagung adalah Amerika tengah. Budidaya jagung telah dilakukan di daerah ini yaitu pada 10.000 tahun yang lalu, kemudian teknologi ini dibawa ke Amerika Selatan sekitar 7.000 tahun yang lalu, dan mencapai daerah pegunungan di setalan Peru pada 4.000 tahun yang lalu.

b). Jagung sebagai komoditas


Jagung merupakan komoditas andalan yang dirasakan mempunyai keunggulan komparatif yaitu:



  • Saat ini indonesia masih mengimpor jagung dalam jumlah +700.000 ton per tahun untuk keperluan industri pakan ternak.
  • Peluang pakan ternak yang cukup besar di Kalimantan Barat dan saat ini Kalimantan Barat masih mendatangkan jagung dari Semarang ( Jawa Tengah ) sebesar +10.000 ton/tahun.

c). Varietas jagung

jagung merupakan tanaman semusim ( annual ). Satu siklus hidupnya diselesaikan dalam 80-150 hari. Tinggi tanaman jagung sangat bervariasi. Meskipun tanaman jagung umumnya berketinggian antara 1m sampai 3m.


Pada tanaman yang sudah cukup dewasa muncul akar adventif dari buku-buku batang bagian bawah yang membantu menyangga tegaknya tanaman. Batang jagung  tegak dan mudah terlihat, sebagaimana sorgum dan tebu, namun tidak seperti padi atau gandum. Ruas jagung terbungkus pelepah daun yang muncul dari buku. Batang jagung cukup kokoh namun tidak banyak mengandung lignin.


Jagung memiliki bunga jantan dan bunga betina yang terpisah ( diklin ) dalam satu tanaman ( monoecious ). Tiap kuntum bunga memiliki struktur khas bunga dari suku Poaceae, yang disebut floret. Pada jagung, dua floet dibatasi oleh sepasang glumae ( tunggal:gluma ). Bunga jantan tumbuh di bagian puncak tanaman, berupa karangan bunga ( inflorescence ). Serbuk sari berwarna kuning dan beraroma khas.

Bunga betina tersusun dalam tongkol. Tongkol tumbuh dari buku, di antara batang dan pelepah daun. Pada umumnya, satu tanaman hanya dapat menghasilkan satu tongkol produktif meskipun memiliki sejumlah bunga betina.



Tanaman Pangan Jagung

Beberapa varietas unggul dapat menghasilkan lebih dari satu tongkol produktif, dan disebut sebagai varietas prolifik. Bunga jantan jagung cenderung siap untuk penyerbukan 2-5 hari lebih dini daripada bunga betinanya ( protandri ).

d). Teknologi produksi jagung


Untuk mengimbangi permintaan akan produksi jagung maka pemerintah menerapkan beberapa paket teknologi untuk meningkatkan produksi jagung. Dibawah ini diberikan alternatif pertanaman jagung pada lahan kering yang dikeluarkan Departemen Pertanian.


Urutan kerja pada teknologi budidaya tanaman pangan jagung adalah :



  • Pengolahan tanah sederhana atau tanpa olah tanah ( TOT ).
  • Varietas yang digunakan adalah bersari bebas maupun hibrida sebanyak 20 kg/ha, yang telah diperlakukan ridomil, benih ditugal dengan jarak tanam 80*40 cm dengan 2 biji/lubang.
  • Pemupukan sesuai dengan rekomendasi setempat, yaitu seluruh pupuk SP-36, KCI dan 1/2 bagian Urea diberikan bersamaan tanam atau 7-10 hari setelah tanam sebanyak pupuk dasar, dengan cara ditugal 5 cm dari lubang tanaman.
  • Pupuk susulan 1/2 bagian Urea diberikan pada umur tanaman 1 bulan setelah tanam, pupuk diberikan dengan cara tugal sedalam 5-10 cm ditutup kembali.
  • Penyiangan dilakukan 2 kali yaitu umur 2 minggu dan 4 minggu setelah tanam sekaligus membumbun.
  • Pengendalian hama penyakit dilakukan dengan menerapkan konsep pengendalian hama terpadu ( PHT ).
  • Panen dan pasca panen, tanaman dipanen apabila klobot berwarna keputihan/coklat dan mengering dengan biji mengkilap dan kadar air 25-30%.

Demikian yang dapat saya jelaskan tentang Contoh budidaya Tanaman Pangan Jagung,
, bila ada pertanyaan mohon untuk menulis komentar di bawah ini

2 comments:

Silahkan berkomentar yang sesuai dengan topik, Mohon Maaf komentar dengan nama komentator dan komentar yang mengandung link aktif, Tidak akan ditampilkan!