Sejarah Proses Terbentuknya Kepulauan Indonesia Secara Singkat

, , 4 comments
Proses Terbentuknya Kepulauan Indonesia | Bumi kita yang terhampar luas ini diciptakan Tuhan yang Maha pencipta untuk kehidupan dan kepentingan hidup manusia. Di bumi ini hidup berbagai flora dan fauna serta tempat bersemainya manusia dengan keturunannya. Di bumi ini kita bisa menyaksikan keindahan alam, Namun harus dipahami bahwa bumi kita juga sering menimbulkan bencana . Sebagai contoh munculnya lempeng bumi yang kemudian melahirkan gempa bumi baik tektonis maupun vulkanis, bahkan sampai menimbulkan tsunami.

Proses Terbentuknya Kepulauan Indonesia Secara Singkat


Fenomena yang terjadi itu merupakan bagian tak terpisahkan dari aktivitas panjang bumi kita sejak proses terjadinya alam semesta ratusan bahkan ribuan juta tahun yang lalu. Proses tersebut secara geologis mengalami beberapa tahapan atau pembabakan waktu. Berikut ini kita mencoba tentang pembabakan waktu alam secara geologis dan bagaimana Kepulauan Indonesia terbentuk.

Ada banyak teori dan penjelasan tentang penciptaan Bumi, mulai dari mitos sampai kepada penjelasan agama dan ilmu pengetahuan. Salah satu diantara teori ilmiah tentang Terbentuknya bumi adalah Teori “Dentuman Besar” ( Big Bang ), Teori ini menyatakan bahwa alam semesta mulanya berbentuk gumpalan gas yang mengisi seluruh jagad raya. Gumpalan gas tersebut suatu saat meledak dengan satu Dentuman yang sangat dahsyat, sehingga hanya tersisa energi berupa proton, neutron dan elektron, yang bertebaran keseluruh arah.

Ledakan dahsyat itu menimbulkan gelembung-gelembung alam semesta yang menyebar dan menggembung ke seluruh penjuru, sehingga membentuk galaksi, bintang-bintang, matahari, planet-planet, bumi, bulan dan meteroit. Selanjutnya proses evolusi alam itu memakan waktu sampai berjuta tahun. Masing-masing ditandai oleh peristiwa alam yang menonjol, seperti munculnya gunung-gunung, benua, dan makhluk hidup yang paling sederhana, sedangkan proses evolusi bumi di bagi menjadi beberapa periode sebagai berikut :

1). Azoikum (Yunani: a = tidak; zoon =hewan ) uaitu zaman adanya kehidupan, pada saat ini bumi mulai Terbentuk dengan suhu yang relatif tinggi. Waktunya lebih dari satu miliaran tahun lalu.

2). Palaezoikum, yaitu zaman manusia purba, pada masa ini sudah meninggalkan fosil flora dan fauna. Berlangsung kira-kira 350.000.000 tahun.

3). Mesozoikum, yaitu zaman purba tengah. Pada masa ini hewan mamalia ( Menyusui ), hewan amfibi, burung dan tumbuhan berbungan mulai ada. Lamanya kira-kira 140.000.000 tahun.

4). Neozoikum, yaitu zaman purba baru, yang dimulai sejak 60.000.000 tahun yang lalu. Zaman ini dapat dibagi lagi menjadi dua tahap ( tersier dan Quarter ). Zaman es mulai menyusut dan makhluk-makhluk tingkat tinggi dan manusia mulai hidup.

Proses Terbentuknya Kepulauan Indonesia
Menurut para ahli bumi, posisi pulau-pulau di Kepulauan Indonesia terletak di atas tungku api yang bersumber dari magmandalam perut bumi. Inti perut bumi tersebut berupa lava cair bersuhu sangat tinggi. Makin kedalam tekanan dan suhunya semakin tinggi. Tinggi ini terus-menerus bergejolak mempertahankan cairan sejak jutaan tahun lalu. Ketika ada celah lubang keluar, cairan tersebut keluar berbentuk lava cair.

Sebagian wilayah kepulauan Indonesia merupakan titik temu diantara tiga lempeng yaitu, Lempeng Indo-Australia di selatan, Lempeng Eurasia di Utara dan Lempeng Pasifik di Timur. Pergerakan Lempeng-Lempeng tersebut dapat berupa subduksi dan kolisi. Pergerakan lain dapat berupa pemisahan atau divergensi ( Tabrakan ) lempeng-lempeng.

Pada masa paleozoikum ( masa kehidupan tertua ) keadaan Geografis Kepulauan Indonesia belum terbentuk seperti sekarang ini. Pada fase berikutnya, yaitu pada akhir masa Mesozoikum, sekitar 65 juta tahun yang lalu, kegiatan tektonis itu menjadi sangat aktif menggerakkan lempeng-lempeng Indo-Australia, Eurasia dan Pasifik. Benus Eurasia menjadi pulau-pulau yang terpisah satu dengan yang lainnya. Sebagian diantaranya bergerak ke Selatan membentuk pulau-pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi serta pulau-pulau di Nusa Tenggara Barat dan Kepulauan Banda. Kegiatan tektonis yang sangat aktif dan kuat telah membentuk rangkaian Kepulauan Indonesia pada masa Tersier sekitar 65 juta tahun lalu.

Gunung aktif dan rangkaian perbukitan struktural tersebar di sepanjang bagian Barat Pulau Sumatra, berlanjut ke sepanjang Pulau Jawa ke arah timur hingga Kepulauan Nusa tenggara Serta Kepulauan Banda. Kemudian terus membentang sepanjang Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara. Hal itu sejak berlangsung sejak kala pliosen hingga awal Pleistosen ( 1,8 juta tahun lalu ).

Letak kepulauan Indonesia yang berada pada deretan gunung api membuatnya menjadi daerah dengan tingkat keanekaragaman  yang sangat tinggi. Dari ssekian banyak penelitian terhadap flora dan fauna tersebut yang paling terkenal diantaranya adalah penelitian Alfred Russel Wallace yang membagi Indonesia dalam dua wilayah yang berbeda berdasarkan ciri khusus baik flora maupun faunanya.

Merujuk pada tarikh bumi di atas, keberadaan manusia di muka bumi di mulai pada zaman quater sekitar 600.000 tahun lalu atau disebut juga zaman es. Dinamakan zaman es karena selama itu es dari Kutub berkali-kali meluas sampai menutupi sebagian besar permukaan bumi dari Eropa Utara, Asia Utara dan Amerika Utara , peristiwa tersebut terjadi karena panas bumi tidak tetap, adakalanya naik adakalanya turun. Jika ukuran panas bumi turun dratis maka es akan mencapai luas yang sebesar-besarnya dan air laut akan turun atau disebut zaman Glacial. Hal ini menimbulkan perubahan iklim di seluruh dunia, yang kemudian mempengaruhi perubahan bumi serta kehidupan yang ada diatasnya termasuk manusi, sedangkan zaman alluvium ( Holosen ) berlangsung kira-kira 20.000 tahun yang lalu hingga sekaran ini.

Sejak zaman ini mulai terlihat secara nyata adanya perkembangan kehidupan manusia, meskipun dalam taraf yang sederhana baik fisik maupun kemampuan berfikirnya. Namun demikian dalam rangka untuk mempertahankan diri dan keberlangsungan kehidupannya, secara lambat laun manusia mulai mengembangkan kebudayaan. Beruntung kita bangsa Indonesia memiliki temuan bermacam-macam jenis Manusia purba di indonesia beserta hasil-hasil kebudayaannya, sehingga sejak akhir abad ke-19 para ilmuwan tertarik untuk melakukan kajian di negeri kita.



Sekian artikel dari saya tentang Proses Terbentuknya Kepulauan Indonesia, Bila ada salah kata atau bahasa yang tidak mengenakan saya mohon maaf yang sebesar besarnya. Terima Kasih ?


4 comments:

  1. Denger dari temen beda kelas, klo mapel sejarah bakal ada tugas ... jadinya buat antisipasi ya tanya tugasnya itu apa den cari dulu materinya biar ga usah repot2 tugas numpuk besok ... makasih postingannya ... semangat ya nulis blognya

    ReplyDelete
  2. kak ada yang lebih singkat gak...
    Satu paragraf aja gitu.... >.<

    ReplyDelete
  3. ya dulu cuma ada satu benua, terus pecah jadi dua, pangea sama apa gitu, trus benua pecahan itu lama kelamaan bergerak ke segala arah,

    ReplyDelete

Silahkan berkomentar yang sesuai dengan topik, Mohon Maaf komentar dengan nama komentator dan komentar yang mengandung link aktif, Tidak akan ditampilkan!